Astrologi: jangan diambil hati.

Senin pagi, saatnya membaca ramalan bintang untuk seminggu ke depan; “Siapa tahu minggu ini ketemu potential lover, menang tender, atau mungkin minggu ini saat yang tepat untuk renovasi rumah?” batin saya. Let’s see! Di antara sisa-sisa hangover yang bercampur sempurna dengan mood yang enggan beranjak dari kedamaian akhir pekan, ramalan bintang mingguan merupakan salah satu…

Serba-serbi kekerasan dalam sebuah relasi, apa dan bagaimana.

Sudah bukan hal baru bagi anak muda untuk menjalin hubungan dengan orang lain, bahkan semenjak duduk di bangku sekolah. Memiliki pasangan tentu bukan suatu yang salah karena setiap orang memiliki keyakinan masing-masing, baik kapan, dengan siapa dan untuk alasan apa. Melihat di sekitar kita, berpacaran merupakan hal yang lumrah dilakukan. Seiring perkembangan waktu, tentu terjadi…

Pendidikan kesehatan reproduksi bagi anak? Tidak boleh!

Tidak bisa tidak, anak-anak pasti akan mengalami masa pubertas, dan pengetahuan mengenai alat reproduksi akan menjadi bekal yang sangat penting bagi mereka untuk memahami perubahan-perubahan drastis selama puber. Ditambah lagi, pubertas kian waktu dialami semakin dini—secara umum, tanda-tanda pubertas sudah bisa diamati sejak usia 7 tahun. Di Indonesia sendiri, pada tahun 2010, sebanyak 5,2% dari…

Ira Koesno, manifestasi seksisme dalam layar kaca?

Ada yang menarik dari debat perdana pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 13 Januari 2017 lalu. Agus Harimurti Yudhoyono, calon gubernur dengan nomor urut satu yang sebelum-sebelumnya tidak pernah hadir dalam acara-acara debat terbuka calon gubernur semacam ini, akhirnya terlihat batang hidungnya. Sayangnya, kemunculan Agus yang di luar kebiasaan ini tak lantas membuatnya menjadi…

Soal Kekerasan Seksual, Guru Juga Harus Inovasi Cara Mengajar

Untuk meminimalkan maraknya kekerasan seksual yang melibatkan anak baik sebagai korban dan pelaku, pengamat pendidikan Isa Anshori mengatakan guru harus mulai melakukan inovasi dalam mengajar. Hal ini dikarenakan pendidikan di Indonesia yang ada saat ini tidak bisa merespon perilaku dan perkembangan siswa.

You are What You Do, Not What You Wear

“Cewek yang suka pake rok mini itu pada dasarnya emang minta diperkosa!” “Dasar perempuan nakal, pantes aja diperkosa, malam-malam jalan sendirian, sih!” Pernyataan di atas tentu sudah sering kita dengar, mulai  dari obrolan di warung kopi pinggir jalan, hingga statement yang keluar dari mulut para pejabat saat mengomentarai kasus kekerasan seksual. Wajar saja pernyataan semacam…

Lukman Hakim “Kasus YY Harus Di Sikapi Secara Serius!”

Kasus meninggalnya YY, siswi SMP yang dibunuh dan di perkosa di Padang Ulak Tanding, kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, kini ramai dibicarakan. Tidak hanya di Jakarta dan sejumlah daerah di Indonesia, kabar meninggalnya perempuan 14 tahun tersebut juga ramai diberitakan di media-media asing di Australia, Amerika, Inggris, India dan Kanada.

Perda Diskriminasi LGB Justru Langgengkan Kekerasan Pada Perempuan

Lesbian-Biseksual-Transgender atau yang biasa disingkat LBT masih kerap kali menerima tindakan diskriminasi, hal ini tentu saja melanggar hak asasi manusia. Padahal sudah jelas dalam Undang-Undang HAM, LBT tidak boleh didiskriminasi baik oleh masyarakat atau Negara, termasuk melalui Undang-Undang dan Peraturan Daerah (Perda).

Kasus YY Bukti Minimnya Perhatian Negara Pada Kekerasan Seksual

Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan menyesalkan adanya kasus pemerkosaan yang berujung pembunuhan terhadap YY (14) siswi SMP di Bengkulu. Kasus YY merepresentasikan minimnya perhatian Negara terhadap isu besar tentang kejahatan seksual. Hal ini sangat meresahkan dan memprihatinkan sebab siapapun berpotensi menjadi korban kekerasan maupun kejahatan seksual di Indonesia.