Perlukah Tubuh Ideal Untuk Mendapatkan Kepuasan Seksual?

Munculnya rasa tidak percaya diri merupakan hal yang umum terjadi pada perempuan dan laki-laki. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kondisi ini,  terlebih ketika seseorang merasa memiliki citra tubuh yang tidak ideal. Kamis, 21 Juli 2016.

Citra tubuh bukanlah faktor yang dibawa sejak lahir, melainkan faktor yang dipelajari dan dibentuk dari pengalaman individu dalam berinteraksi dengan individu lain. Selain faktor sosial, pembentukan citra tubuh dipengaruhi oleh terpaan media yang selalu memunculkan gambaran tubuh yang ideal.

Citra diri yang negatif tidak hanya mempengaruhi rasa percaya diri seseorang dalam proses bersosialisasi setiap harinya, namun juga berpengaruh pada tingkat kepuasan seksual. Padahal, aktivitas seksual tidak hanya memiliki fungsi reproduksi, tetapi juga fungsi rekreasi. Sudah sewajarnya hubungan seksual yang dilakukan dapat memuaskan kedua individu yang terlibat dan bukan menjadi hal yang menakutkan bagi salah satu pihak.

Survey yang dilakukan oleh layanan kesehatan dari Inggris ini melibatkan 2.000 responden dari Amerika Serikat dan Eropa. Kecemasan terbesar laki-laki terkait dengan ukuran penis dan kemampuan untuk memuaskan pasangan, sedangkan perempuan mengkhawatirkan lebih banyak hal seperti bulu yang berlebih, badan yang terlalu kurus atau gemuk dan juga ukuran payudara.

Terkait urusan seks, citra diri yang negatif adalah salah satu  penyebab utama pengalaman seks yang buruk bagi perempuan. Menurut Dr. Hilda Hutcherson, seorang ahli kesehatan seksual, perempuan yang merasa dirinya tidak menarik cenderung menolak untuk melakukan hubungan seksual dan mudah mengalami penurunan hasrat seksual. Hutcherson mengatakan, “Ketika perempuan merasa tidak nyaman dengan tubuhnya, otak tidak merespon rangsangan yang diberikan pasangan dan tanpa disadari maka hubungan seksual sudah tidak menyenangkan lagi.”

Terkadang kita tidak bisa mengubah bentuk tubuh menjadi seperti yang diinginkan, namun kita bisa mengubah cara pandang agar memiliki citra tubuh yang positif. Berikut beberapa cara meningkatkan citra diri positif menurut Huffingtonpost:

  1. Temukan sumber kepercayaan diri. Kepercayaan diri tidak hanya berasal dari tampilan fisik. Ketika kita mampu menerima diri sendiri, maka kepercayaan diri akan muncul dengan sendirinya. Ketika kita menjadi lebih bersemangat, santai, dan berani mencoba untuk keluar dan bertemu dengan orang-orang baru, kita akan menemukan pengalaman mengesankan yang akan semakin meningkatkan kepercayaan diri.
  1. Berhenti menjelek-jelekkan diri sendiri. Kita tidak bisa memungkiri bahwa media membombardir kita dengan tampilan tubuh yang ideal. Tanpa kita sadari, muncul keinginan untuk menjadikan diri seperti model-model tersebut. Kenyataannya, tidak semua orang terlahir dengan tubuh ideal, misalnya tinggi semampai, berkulit putih dan perut yang rata. Seringkali kita jadi membenci tubuh sendiri karena tidak bisa memenuhi standar ideal yang ada. Kita pasti sudah tidak asing dengan kata-kata ‘Cintailah diri sendiri, sebelum dicintai orang lain’. Mencintai diri sendiri adalah salah satu indikator orang yang bahagia. Seorang yang tidak bahagia akan cenderung menjauh dari orang lain, maka ketika kita bahagia, orang lain akan lebih tertarik pada kita.

Kesimpulan dari tips diatas adalah tentang penerimaan diri sendiri. Awalnya mungkin terdengar sulit sehingga kita ragu untuk mencobanya dan lebih memilih untuk diet mati-matian agar mendapatkan tubuh yang ideal.

Tapi percayalah, menerima diri sendiri akan membantu banyak hal ketika kalian mencoba untuk mencapai sesuatu terutama kepuasan seksual.

Penulis : Anjelika Praptantya

Editor : Wita Ayodhyaputri

Tubuhku Pilihanku!
Tubuhku Pilihanku!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s